Home » » Sungai Ciliwung

Sungai Ciliwung

Sungai Ciliwung, adalah sungai terbesar yang melintas di kota Jakarta. Hulu Ciliwung berada Telaga Warna Puncak Bogor dan mengalir melewati daerah Bogor, Depok, Pasar Minggu, Kalibata, Tebet, Manggarai. Di Manggarai yakni di Pintu Air (PA) Manggarai, aliran Ciliwung bercabang tiga, yakni: a. Sebagian besar melewati Kanal Banjir Barat yang melintang di tengah kota Jakarta melewati kawasan Pejompongan, Tanah Abang dan bermuara di Muara Angke, di Jakarta Barat.

Melalui alirannya yang asli yakni melalui wilayah Pegangsaan, Cikini memotong Jalan Raden Saleh, Kwitang, hingga PA Mesjid Istiqlal. Di Pintu Air Istiqlal, aliran Ciliwung ini bercabang dua yakni melalui melalui kanal yang sejajar dengan Jalan Gunung Sahari dan bermuara di Ancol, dan melalui kanal yang diantara Jalan Juanda dan Jalan Veteran (depan istana negara), berbelok melalui kanal diantara Jalan Hayam Wuruk-Jalan Gajah Mada dan bermuara di dekat Pelabuhan Sunda Kelapa.

Aliran sungai Ciliwung lainnya adalah melalui Kali Gresik yang melintas di kawasan Menteng mengikuti jalur Jalan Surabaya, berbelok ke Menteng melalui gorong-gorong memotong kawasan Hotel Indonesia bermuara di Kali Cideng.

Sungai Pesanggrahan berhulu di kawasan Bojong Gede, mengalir melewati wilayah Parung, Sawangan, Cinere, Ciputat, Kebayoran Lama, Kedoya, melalui gorong-gorong memotong Jalan Tol Jakarta Merak, dan bermuara di Cengkareng Drain.

Kali Angke berhulu di kawasan Parung, mengalir menuju muara dengan melewati kawasan Perumahan Bumi Serpong Damai dan bermuara di Cengkareng Drain.

Sungai Mookervart berhulu di Kali Cisadane dan bermuara di Kali Angke.

Kali Sekretaris berhulu di kawasan Pamulang melewati daerah Bintaro, Kebayoran Lama, Cipulir, Tanjung Duren, bermuara di Kali Angke.

Kali Grogol berhulu di kawasan Lembah Bukit Cinere mengalir melewati Kebayoran Lama, Lapangan Golf Pondok Indah, Lebak Bulus dan bermuara Kali Angke.

Kali Krukut berhulu di Bendung Empang Cisadane mengalir melewati Saluran Irigasi Cipakancilan, Ciganjur, Kebayoran Baru, dan bermuara di Banjir Kanal di kawasan Petamburan.

Kali Mampang berhulu di kawasan Ragunan mengalir melewati Kemang, Pondok Karya dan bermuara di Kali Krukut.

Kali Tebet berhulu di Mampang, melewati wilayah Tebet dan bermuara di Kali Ciliwung di kawasan Bukit Duri.

10.Kali Sentiong (Kalibaru Timur), berhulu di Bendung Katulampa Bogor, mengalir melewati Bogor, Cibinong, Cimanggis, Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika, Jatinegara, Jalan Pramuka, Senen, Johar Baru, Kemayoran, dan bermuara di Kawasan Tanjung Priok.

11. Kali Sunter, berhulu di kawasan Bukit Lapangan Golf Emeralda Cimanggis. Alirannya melewati wilayah Pondok Gede, Pondok Bambu, Klender, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Yos Sudarso dan bermuara di dekat Pelabuhan Pertamina Tanjung Priok.

12. Kali Cideng, mengalir melalui Pancoran Kuningan ke Waduk Setia Budi melintasi Jalan Sumenep dan bermuara di waduk Melati kemudian di pompa ke Banjir Kanal. Sedang Kali Cideng Bawah bermuara di Muara Baru.

13. Kali Cipinang berhulu di kawasan Situ Jati Jajar sebelah barat Lapangan Golf Emeralda mengalir melewati Ciracas, Kampung Rambutan, Halim PK, Kebon Nanas, Cipinang Besar, Kebon Nanas, bermuara di Kali Sunter.

14. Kali Cakung mengalir melewati Jalan Bekasi Raya, Sukapura, Rawa Terate dan bermuara di Pantai Marunda.

15. Kali Buaran berhulu di wilayah Jatiwaringin melewati wilayah Pondok Kelapa bermuara di Cakung Drain.

16. Kalibaru Barat berhulu di Bendung Katulampa, mengalir sejajar dengan Jalan Citayem-Depok-Lenteng Agung, Pasar Minggu, Tebet sejajar dengan Jalan Saharjo, dan bermuara di Banjir Kanal dekat Pintu Air Manggarai.

17. Kali Lio, melintas dari kawasan Kwini, kearah Senen berbelok searah dengan Jalan Gunung Sahari dan bermuara di Kali Ciliwung.

18. Kali Tanjungan yang melintas di pinggiran barat Jakarta dan memotong Jalan Tol Sedyatmo sangat potensial menimbulkan genangan air pada ruas jalan ke Bandara Soekarno-Hatta ini. Sungai ini bermuara di sekitar Pantai Kapuk.

19. Kali Kamal, sama dengan Kali Tanjungan, sungai ini bermuara di pantai Kamal, dan mengalir memotong Jalan Tol Sedyatmo sehingga potensial menggenangi jalan tol ini.

20. Kali Cisadane meski letaknya di perbatasan Jakarta Tanggerang, namun potensial menggenangi kawasan Cengkareng.

Selain sungai-sungai di atas, masih banyak lagi anak-anak sungai sebagai cabang/ranting sungai besar dan hulunya justru berada di tengah-tengah kota. Di kawasan Jakarta Kota, misalnya, terdapat Kali Tangki, dan Kali Beton. Di kawasan Kampung Jawa Pasar Minggu terdapat anak sungai (bermuara di Kali Ciliwung) yang berhulu di sebuah rawa-rawa yang kini telah disulap menjadi pemukiman elite Tanjung Barat. Hal sama juga terjadi di wilayah Tebet, yakni pada anak sungai yang berhulu di Rawa Bilal yang kini telah berubah menjadi kompleks perumahan mewah Tebet Mas.

Jaringan anak-anak sungai tersebut selama ini kurang mendapat perhatian padahal di setiap musim penghujan, kontribusinya menggenangi Jakarta cukup siginifikan.

0 comments:

Post a Comment